Ia menegaskan sikap awal liga. "Dewan kompetisi bermaksud untuk menganggap semua pertandingan yang telah dimainkan sebagai sah. Oleh karena itu, kami tidak bermaksud untuk menyatakan pertandingan yang telah dimainkan tidak sah atau untuk mengulanginya," tambahnya.
Jadi, sudah jelas. Posisi Eredivisie saat ini adalah menolak permintaan ulang laga dari NAC Breda dan TOP Oss. Tapi, ceritanya belum berakhir di sini. De Jong mengakui keputusan ini belum final seratus persen. Mereka masih menunggu hasil penyelidikan dari jaksa sepakbola profesional. Nah, nanti kalau jaksa setuju dengan sikap liga, barulah keputusan itu jadi paten. Tapi kalau tidak? Ya, polemik ini mungkin masih akan berlanjut.
Intinya, meski dua klub bersuara keras, Eredivisie lebih memilih untuk tidak membuka kotak Pandora dengan mengulang pertandingan. Mereka memilih jalan untuk mengamankan hasil yang sudah tercatat. Sekarang, tinggal menunggu kata akhir dari sang jaksa.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Siap Ikuti Arahan Pusat Terkait WFH/WFA
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia
SoftBank Amankan Pinjaman USD 40 Miliar untuk Perkuat Investasi di OpenAI
Herdman Buka Ruang untuk Pemain Muda Timnas Indonesia, Targetkan Persiapan AFF 2026