Jakarta Proses produksi untuk serial spin-off Game of Thrones yang berjudul A Knight of The Seven Kingdoms kabarnya bakal rampung bulan depan. Juni 2026 jadi bulan penentuan untuk syuting musim keduanya.
Kabar ini muncul berbarengan dengan berita bahwa aktor cilik Dexter Sol Ansell, yang memerankan Aegon Targaryen (atau Egg), baru saja dikontrak oleh agensi ternama WME. Usianya baru 11 tahun, tapi perannya sudah jadi sorotan.
Menurut laporan Deadline, target penyelesaian pengambilan gambar memang dijadwalkan untuk Juni ini. Rencananya, serial ini sendiri baru akan tayang perdana di awal 2027. Padahal, musim pertamanya baru saja diluncurkan Januari lalu. Tapi HBO sudah buru-buru mengonfirmasi kelanjutannya dua bulan setelah penayangan perdana. Mereka yakin banget dengan proyek ini.
Kalau dibandingin, proses produksinya cukup menarik. Musim pertama dulu cuma butuh tiga bulan, dari Juni sampai September 2024, dan digarap di Belfast, Irlandia Utara. Nah, untuk musim kedua ini, durasinya lebih panjang. Butuh waktu hampir dua kali lipat, dimulai dari Desember 2025 dan berlangsung di lokasi yang lebih eksotis: Pulau Gran Canaria, Spanyol.
Musim baru ini juga akan menghadirkan beberapa pemain baru. Beberapa nama yang sudah dikonfirmasi antara lain Lucy Boynton sebagai Lady Rohanne, Babou Ceesay yang jadi Ser Bennis, dan Peter Mullan yang memerankan Ser Eustace Osgrey.
Serial ini, seperti diketahui, mengisahkan petualangan Ser Duncan the Tall (diperankan Peter Claffey) dan si bocah Egg. Latar waktunya sekitar seratus tahun sebelum peristiwa Game of Thrones, diangkat dari seri cerita pendek George R.R. Martin berjudul "Tales of Dunk and Egg".
Untuk alur cerita musim kedua, naskahnya akan diambil dari novelet Martin yang kedua, "The Sworn Sword". Kisahnya berlangsung sekitar dua tahun setelah petualangan di "The Hedge Knight" (yang jadi dasar musim pertama).
Artikel Terkait
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%
TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi
Komnas HAM Belum Ambil Sikap, Proses Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Berlanjut