TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi

- Jumat, 27 Maret 2026 | 02:46 WIB
TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi

Konferensi pers TNI soal kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dari KontraS sudah berlangsung. Tapi, bagi Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), paparan itu justru mengecewakan. Mereka bilang, penjelasan yang diberikan masih jauh dari menyentuh inti persoalan.

Intinya, informasi yang diberikan ke publik dinilai sangat minim. Perkembangan penyidikan seperti apa, siapa pelakunya, dan bagaimana konstruksi peristiwanya semua itu masih gelap. Publik, sampai sekarang, cuma bisa menebak-nebak.

“Kami menilai bahwa seluruh pembahasan dalam konferensi pers tersebut belum menyentuh substansi utama persoalan terkait penyiraman air keras kepada Andrie Yunus,”

Begitu penegasan Jane Rosaline, perwakilan TAUD yang juga anggota KontraS, dalam keterangan tertulisnya Rabu lalu. Suaranya jelas mewakili kekecewaan banyak pihak.

Di sisi lain, koordinasi penanganan perkara ini juga dipertanyakan. Tidak ada penjelasan memadai soal itu. Langkah konkret untuk mengungkap aktor intelektual atau dalang di balik layar? Itu pun tampaknya belum terlihat.

Yang bikin risih, TAUD menduga jumlah pelaku sebenarnya lebih banyak dari yang diungkap aparat. Kalau benar, ini bukan lagi soal orang per orang. Bisa jadi ini operasi yang terstruktur, dengan kemungkinan keterlibatan atasan dalam rantai komando. Spekulasi pun mulai berembus.

Mereka juga menyayangkan hal lain: tidak adanya informasi perkembangan koordinasi penyidikan. Bagaimana langkah majunya? Bagaimana pertanggungjawaban komando? Semuanya masih mengambang.

“Dalam upaya pembunuhan terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus,” tambah Jane, menyebut peristiwa itu dengan tegas.

Foto Andrie Yunus pun beredar, mengingatkan kita pada korban yang harus berjuang bukan cuma melawan luka fisik, tapi juga ketidakpastian hukum.

Situasi seperti ini, ya, jelas berbahaya. Menurut TAUD, ini menuntut pengungkapan yang jauh lebih transparan dan komprehensif. Kalau tidak, spekulasi dan ketidakpercayaan publik akan makin menjadi-jadi. Pada akhirnya, kejelasan penanganan perkara ini adalah kunci. Bukan cuma untuk keadilan Andrie Yunus, tapi juga untuk menjaga sisa-sisa kepercayaan kita pada proses hukum yang seharusnya bekerja.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar