Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%

- Jumat, 27 Maret 2026 | 03:20 WIB
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%

Laporan dari stasiun-stasiun menunjukkan antusiasme yang tinggi. Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mudik Lebaran 2026 ternyata laris manis. Hingga Kamis pagi, 26 Maret, angka penjualan untuk perjalanan pulang-pergi Lempuyangan–Pasarsenen sudah menyentuh 26.850 tiket. Dan angkanya masih terus bergerak, seiring dengan persiapan masyarakat untuk arus balik nanti.

Yang menarik, okupansi alias tingkat keterisian kereta justru melampaui 100 persen. Untuk rute Lempuyangan ke Pasarsenen, terjual 10.187 kursi dari kapasitas 8.184. Artinya, okupansinya mencapai 124 persen. Sementara untuk arah sebaliknya, Pasarsenen ke Lempuyangan, angka penjualannya 9.911 kursi atau sekitar 121 persen.

Kok bisa lebih dari 100%? Ternyata, ini karena ada pergerakan penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan. Satu kursi bisa dipakai lebih dari satu orang dalam satu rute lengkap. Sejak dioperasikan, layanan ini sudah ramai peminat. Catatan dari 11 sampai 25 Maret menunjukkan, 7.221 pelanggan menggunakan rute Lempuyangan–Pasarsenen dan 6.867 pelanggan untuk rute sebaliknya.

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, kehadiran kereta ini adalah upaya memberikan pilihan yang lebih beragam saat Lebaran.

ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2026).

Kereta ini dioperasikan sebagai rangkaian tambahan. Satu rangkaian terdiri dari lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan. Total, tersedia 250 kursi eksekutif dan 372 kursi ekonomi kerakyatan. Jadwalnya dua kali per hari: berangkat dari Lempuyangan pukul 06.00 dan tiba di Pasarsenen pukul 13.56. Untuk perjalanan balik, berangkat dari Pasarsenen pukul 15.25 dan tiba di Lempuyangan pukul 22.57.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar