Dia menambahkan, kemeriahan kawasan ini tak surut oleh penutupan museum. Justru ramai sekali. Bahkan, untuk menghidupkan atmosfer, digelar kegiatan komunitas pada 24 dan 25 Maret sore hari.
Data kunjungan pun membuktikan animonya luar biasa. Catatan untuk Senin, 23 Maret, menunjukkan angka yang cukup fantastis: hampir 25 ribu wisatawan domestik memadati kawasan, ditambah lebih dari dua ratus turis asing. Totalnya menembus 25.111 orang. Suasana benar-benar hidup.
Jadi, bagi yang ingin berkunjung, sebagian besar museum sudah bisa diakses lagi. Museum Sejarah Jakarta, Wayang, Seni Rupa dan Keramik, Bahari, serta Bank Mandiri siap menyambut. Tinggal atur waktu dan nikmati atmosfer sejarahnya.
(Yuwantoro Winduajie)
Artikel Terkait
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Habiskan Masa Tahanan Rumah
Arus Balik Lebaran 2026 Padati Jalur Pantura Cirebon dan Nagreg Bandung
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Bakauheni Siapkan Enam Kapal Tambahan
JTT Terapkan Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Antisipasi Arus Balik