Jember punya rencana baru. Bupati setempat, Muhammad Fawait, mengaku sedang menyiapkan skema kerja dari rumah atau WFH bagi para ASN. Ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, langkah ini penting sebagai bentuk efisiensi energi dan anggaran di lingkungan pemerintah kabupaten.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, Fawait menjelaskan pemicunya. "Kondisi geopolitik di Timur Tengah lagi tidak stabil," katanya. Imbasnya, harga minyak dunia fluktuatif dan memberi tekanan besar pada beban subsidi BBM pemerintah pusat. Karena itulah, seruan presiden untuk berhemat harus dijawab dengan aksi nyata di daerah.
"Kami bagian dari NKRI, harus peka. Kalau konsumsi energi nggak dikendalikan, beban subsidi negara bisa makin bengkak," tutur Fawait.
Ia menegaskan, kebijakan ini murni untuk menjaga stabilitas subsidi, bukan karena ada kelangkaan BBM di Jember. "Ketersediaan energi untuk masyarakat masih aman, kami jamin itu," ucapnya.
Artikel Terkait
H+2 Lebaran, Jalan Sudirman Jakarta Masih Sepi Meski Hari Senin
Jalan Sudirman Sepi di Hari Kedua Lebaran, Puncak Arus Balik Diprediksi Lebih Padat
KPK Beri Tahanan Rumah untuk Gus Yaqut, Publik Pertanyakan Prinsip Keadilan
H+2 Lebaran, Jalan Sudirman Jakarta Masih Sepi Imbas Imbauan Pemerintah