Polisi Siagakan Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Antisipasi Gelombang Wisatawan Akhir Pekan

- Selasa, 24 Maret 2026 | 14:35 WIB
Polisi Siagakan Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Antisipasi Gelombang Wisatawan Akhir Pekan

Kawasan Puncak di Bogor tampaknya belum benar-benar sepi. Meski arus kendaraan hari ini sudah jauh berkurang, polisi justru sedang bersiap menghadapi kemungkinan gelombang kedua wisatawan. Mereka khawatir, akhir pekan nanti bisa ramai lagi.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengaku pihaknya masih terus memantau situasi. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk para pengusaha hotel, terus dilakukan untuk mengumpulkan data.

"Kita masih lihat perkembangannya," kata Wikha, Selasa (24/3). "Kami berkoordinasi dengan PHRI dan minta data okupansi hotel untuk tanggal 28 dan 29 Maret nanti."

Menurutnya, lonjakan pertama sudah terjadi sejak awal Lebaran dan kini mulai mereda. "Prediksi untuk gelombang pertama, arusnya sudah dua hari ini. Hari ketiga ini sudah cukup mereda," tuturnya.

Nah, soal akhir pekan itulah yang jadi perhatian. Polisi sudah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas. Rencananya, jika data hunian hotel menunjukkan angka tinggi, pola pengaturan lalu lintas khusus akan langsung diterapkan pada tanggal 28 dan 29 Maret.

"Jadi kalau okupansi hotelnya tinggi, otomatis kita akan lakukan beberapa pola rekayasa di tanggal-tanggal itu," sebut Wikha.

Arus Kendaraannya Turun, Tapi Waspadalah

Di sisi lain, data di lapangan menunjukkan penurunan yang signifikan. Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, melaporkan volume kendaraan menuju Puncak pada H 3 Lebaran ini turun sekitar 25% dibandingkan kemarin. Itu hitungannya per pukul 09.00 WIB.

"Penurunannya sekitar 25% untuk arus dari Jakarta menuju Puncak," jelas Afif.

Meski arus sudah lebih lancar, sistem satu arah atau one way dari arah Jakarta menuju Puncak masih diberlakukan pagi tadi, sekitar pukul 08.00 WIB. Tujuannya jelas, untuk mengantisipasi kalau-kalau masih ada pemudik atau wisatawan yang baru berangkat.

Angkanya pun terlihat jelas. Hingga pukul 09.00 WIB, kendaraan yang masuk lewat Tol Jagorawi 'hanya' 5.000 unit. Jauh menurun dari kemarin di waktu yang sama, yang mencapai 8.000 kendaraan.

"Artinya, hari ini turun 3.000 kendaraan," ucap Afif.

Jadi, suasana Puncak memang sedang lebih santai. Tapi bagi yang berencana ke sana akhir pekan ini, sebaiknya pantau terus informasinya. Polisi sudah siaga, siapa tahu keramaian itu datang untuk kedua kalinya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar