Perjalanan Kota Jakarta selama hampir lima abad telah melahirkan berbagai catatan sejarah yang bermakna bagi bangsa Indonesia. Memasuki usia menuju setengah milenium, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah awal dengan menggelar deklarasi gerakan pilah sampah sekaligus pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499. Acara yang dipusatkan di Koridor Jalan H.R. Rasuna Said, tepatnya di Pedestrian Plaza Festival, Jakarta Selatan, ini menjadi titik tolak rangkaian perayaan menuju usia lima abad kota tersebut.
Pemprov DKI Jakarta sengaja memilih kawasan Rasuna Said sebagai lokasi utama karena dinilai sebagai ikon baru transformasi ibu kota. Kawasan ini dikenal sebagai pusat diplomasi, bisnis, gaya hidup, serta ruang publik perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyebut bahwa kawasan tersebut tengah dipersiapkan menjadi area Car Free Day baru, seperti halnya Jalan Sudirman-Thamrin, agar masyarakat memiliki lebih banyak ruang publik untuk beraktivitas sehat.
Selain menjadi bagian dari pencanangan menuju usia lima abad, kegiatan ini juga mengusung kampanye lingkungan bertajuk “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah”. Salah satu fokus utama acara adalah Gerakan Deklarasi Pilah Sampah yang bertujuan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan kota. Dengan demikian, momentum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang sehat, modern, dan ramah lingkungan.
Berbagai kegiatan telah disiapkan bagi masyarakat selama dua hari pelaksanaan. Mulai dari olahraga Sehat Bugar Rasuna, pertunjukan budaya Betawi melalui program Dengar Dekat Betawi, hingga hiburan dan dialog publik bertajuk Spekta Jakarta. Pemprov DKI juga menghadirkan J. Creative Market dan J. BUMD Booth yang melibatkan pelaku usaha serta industri kreatif. Selain itu, tersedia layanan pendaftaran KLG TransJakarta dan area photowall bertema “Rekam Jejak Jakarta” yang menampilkan perjalanan perkembangan ibu kota dari masa ke masa.
Konsep acara ini dirancang untuk memadukan budaya Betawi dengan modernitas kota metropolitan. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa pencanangan HUT Jakarta tahun ini diarahkan sebagai ruang interaksi publik yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Acara akan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 9-10 Mei 2026, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, dan terbuka untuk umum.
Sejumlah pejabat dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta perwakilan dari kedutaan besar. Pemprov DKI berharap pencanangan HUT ke-499 Jakarta tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk membangun partisipasi warga dalam menjaga ruang publik dan lingkungan kota menjelang Jakarta memasuki usia lima abad.
Artikel Terkait
Wamen Sosial: BMN di Sekolah Rakyat Adalah Amanah Rakyat, Bukan Sekadar Aset
Korban Luka Bakar 50 Persen Kecelakaan Bus ALS Dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang
Pemprov DKI Gelar Deklarasi Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Jakarta di Rasuna Said
Gibran Tekankan Keseimbangan Mutu Akademik dan Kenyamanan Siswa di Sekolah Rakyat