Negosiasi Diam-Diam AS-Iran Terungkap, Trump Buka Suara
WASHINGTON – Kabar mengejutkan datang dari Presiden AS Donald Trump. Di tengah tensi tinggi dan ancaman serangan yang sempat menggantung, Trump mengungkap bahwa negosiasi dengan Iran ternyata sudah berjalan. Padahal, sebelumnya suasana terasa begitu buntu, seolah pintu dialog tertutup rapat.
Itulah sebabnya, ancaman AS untuk menyerang pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran yang seharusnya dieksekusi Senin malam lalu akhirnya ditunda. Ingat, Trump sebelumnya memberi ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz.
Namun begitu, di balik ketegangan yang memanas, rupanya komunikasi antara kedua negara ini masih mengalir. Setidaknya, itu yang diakui Trump sendiri.
Menurut laporan portal Axios yang mengutip seorang pejabat senior Israel, negosiasi AS-Iran akan terus berlanjut sepanjang pekan ini. Bahkan, pertemuan lanjutan antara kedua delegasi direncanakan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan mendatang. Pakistan disebut-sebut bertindak sebagai salah satu mediator.
Tapi bukan cuma Pakistan. Laporan terpisah dari Al Jazeera, yang menyandarkan informasi pada sumber di tubuh pejabat Iran, menyebut peran Mesir dan Turki. Kedua negara itu ikut menjembatani, mencoba menengahi konflik yang memanas antara Washington dan Tehran.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Padati Jalur Pantura Cirebon dan Nagreg Bandung
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Bakauheni Siapkan Enam Kapal Tambahan
JTT Terapkan Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Antisipasi Arus Balik
Korlantas Terapkan Sistem One-Way Lokal di Ruas Tol Semarang-Solo untuk Antisipasi Kemacetan