Kawasan depan pintu IRTI Monas terlihat berbeda hari ini. Yang biasanya dipadati mobil parkir liar, sekarang justru kosong melompong. Pengunjung yang datang lebih memilih untuk memasukkan kendaraan mereka ke dalam area Monas.
Menurut pantauan di lokasi, Selasa siang (24/3/2026), suasana di bahu jalan depan parkiran IRTI benar-benar lengang. Tak ada satu mobil pun yang terlihat berhenti atau parkir sembarangan. Situasinya steril, jauh berbeda dari kesemrawutan yang kerap terjadi sebelumnya.
Arus lalu lintas di sekitarnya pun mengalir lancar. Di bahu jalan, hanya bus tingkat pariwisata yang terparkir rapi di depan halte, menunggu rombongan wisatawan. Beberapa delman juga terlihat berjajar, dengan kusirnya yang sabar menanti penumpang.
Kehadiran petugas Dishub DKI juga cukup mencolok. Mereka berjaga di beberapa titik strategis, termasuk dekat pintu masuk IRTI. Sesekali, terdengar suara mereka mengimbau pengendara yang mencoba menepi terlalu lama.
Salah satu pengunjung, Arkan (34), mengaku sengaja menghindari parkir liar. Pengalaman pahit pernah ia alami.
"Saya nggak pernah mau parkir di luar sih. Pasti selalu cari yang di dalam. Kalau misalnya udah penuh, saya bakal cari di gedung-gedung sebelahnya," ujarnya.
"Soalnya dulu pernah main di Lapangan Banteng, digetok Rp 25.000 sama jukir. Akhirnya saya parkir di Gedung Kementerian Ekonomi yang di sebrangnya itu. Malah gratis," imbuh Arkan sambil tertawa kecil.
Aksi penertiban ini rupanya tidak datang tiba-tiba. Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan ban sejumlah mobil dikempesi di sekitar Monas viral di media sosial.
Dalam video yang beredar Senin (23/3) itu, terlihat lebih dari tiga mobil terparkir di bahu Jalan Medan Merdeka Selatan dengan ban yang sudah kempes. Seorang perempuan tanpa menunjukkan wajah mengeluhkan kejadian tersebut.
Menanggapi viralnya video itu, Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memberikan penjelasan. Tindakan pengempesan ban, katanya, adalah langkah tegas untuk menertibkan parkir liar.
"Dilakukan agar warga tidak parkir sembarangan. Kami sudah melakukan sosialisasi dan mengimbau warga untuk tidak parkir di badan jalan," tegas Syafrin.
"Petugas senantiasa mengarahkan kendaraan untuk parkir di IRTI Monas atau lokasi lain yang ada ruang parkir seperti Gambir atau Lapangan Banteng," lanjutnya.
Total, ada 28 kendaraan yang ditindak dengan cara dikempesi ban-nya pada operasi tersebut. Langkah ini sepertinya cukup efektif, setidaknya untuk sementara, mengubah wajah kawasan ikonis Jakarta itu.
Artikel Terkait
Polairud Polda Riau Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sosial di Pesisir Indragiri Hilir
Pemprov DKI Canangkan HUT ke-499 Jakarta di Rasuna Said, Ajak Warga Pilah Sampah
Badut Penjual Balon di Mojokerto Bunuh Mertua, Akui Gelisah karena Khawatirkan Nasib Anak Balita
Polrestabes Surabaya Bekuk 44 WNA Pelaku Penipuan Daring Internasional Bermodus Kantor Polisi Palsu