Raksasa teknologi HP baru saja mengumumkan rencana yang cukup mengejutkan. Mereka berencana memangkas ribuan pekerjanya, jumlahnya antara 4.000 hingga 6.000 orang, dan targetnya selesai pada akhir tahun 2028.
Kabar ini sendiri muncul langsung dari laporan pendapatan resmi perusahaan. Menurut informasi yang dilansir Business Insider pada Rabu (26/11/2025), langkah drastis ini bukan tanpa alasan yang jelas.
Dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ini, HP memperkirakan bisa menghemat dana yang sangat besar, sekitar USD 1 miliar di tahun 2028 nanti. Di sisi lain, sebagian dari posisi yang hilang itu rencananya akan digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan atau AI. Pergeseran ini menunjukkan betapa cepatnya transformasi digital terjadi di dunia kerja.
Dalam laporannya, HP menjelaskan strategi mereka ke depan.
"Strategi HP adalah untuk mendorong kepuasan pelanggan, inovasi produk, dan produktivitas melalui adopsi dan pemberdayaan kecerdasan buatan, serta mencapai target penghematan biaya melalui pengurangan tenaga kerja, penyederhanaan platform, konsolidasi program, dan langkah-langkah produktif lainnya,"
Artikel Terkait
Lamborghini Batal Luncurkan SUV Listrik Lanzador, Beralih ke Hybrid
Warner Bros Pertimbangkan Tawaran Revisi Paramount untuk Gagalkan Akuisisi Netflix
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India