CEO HP, Enrique Lores, juga memberikan penjelasan. Menurutnya, perusahaan sudah mulai menjajaki pemanfaatan AI sejak dua tahun yang lalu. Jadi, langkah ini bukanlah sesuatu yang tiba-tiba.
"Perusahaan mengakhiri 2025 dengan kuat, dengan laba yang terus meningkat dari paruh pertama hingga kedua," kata Lores.
Dia pun terlihat optimis menatap masa depan.
"Pada 2026, kami bermaksud untuk tumbuh lebih cepat daripada pasar. Kami memiliki peluang signifikan untuk mengintegrasikan AI dalam segala hal yang kami lakukan dan mentransformasi perusahaan," ujarnya.
Artikel Terkait
Fee Rp8 Miliar dan Potongan Pajak Rp60 Miliar di Balik OTT KPP Jakarta Utara
Minyak Venezuela: Ambisi AS yang Bisa Guncang Pasar Energi Global
Indonesia Blokir Grok, Jadi Negara Pertama yang Larang Chatbot Kontroversial Elon Musk
Elon Musk Gempur AI dengan Pusat Data Rp336 Triliun di Mississippi