Di tengah riuh peta politik yang mulai digambar ulang jelang 2029, ada satu pernyataan yang cukup menyita perhatian. Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, dengan percaya diri menyebut partainya bakal menguasai Jawa Tengah wilayah yang ia sebut sebagai "kandang gajah". Klaim itu tentu saja menggelitik, terutama bagi partai yang selama ini dianggap kuat di sana: PDIP.
Lalu, bagaimana tanggapan PDIP? Ternyata, santai saja. Bahkan bisa dibilang, mereka tak mau ambil pusing.
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyikapinya dengan nada tenang. Menurutnya, jalan menuju pemilu masih sangat panjang. Dinamika politik bisa berubah-ubah, dan pada akhirnya, penentu segalanya adalah rakyat.
Ucap Hasto dalam jumpa pers di sela Rakernas I PDIP di Ancol, Sabtu malam lalu. Ia tampak tak ingin partainya terjebak dalam klaim-klaim jangka pendek yang hanya bersifat sensasi.
Alih-alih menanggapi, PDIP justru memilih fokus ke dalam. Momentum HUT ke-53 partai dimanfaatkan untuk konsolidasi menyeluruh. Mereka melakukan kritik dan otokritik, memperkuat basis ideologi, serta membenahi segala aspek organisasi. Bagi Hasto, itu jauh lebih penting ketimbang berdebat klaim.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Klaim Ijazah Jokowi Asli, Tapi Masih di Luar Ruang Sidang
Celios Soroti APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja Membengkak, Defisit Nyaris Tembus Batas
PDIP Keluarkan Surat Tegas: Kader Dilarang Keras Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Bersilaturahmi ke Kediaman Jokowi