Lonjakan saham Samsung Electronics terjadi di pasar saham Korea Selatan, Selasa (17/3/2026). Saham raksasa teknologi itu melesat hingga 5 persen, didorong oleh angin segar dari arena teknologi global. Pemicunya? Isyarat kerja sama dari Nvidia, raja chip AI, yang membuat investor bersemangat.
Menurut laporan, sentimen positif ini muncul setelah CEO Nvidia Jensen Huang berbicara dalam konferensi pengembang GTC di California. Huang memperkenalkan prosesor inferensi AI terbaru yang memanfaatkan teknologi dari Groq, sebuah perusahaan rintisan chip. Dan di situlah peran Samsung disebut-sebut.
"Saya ingin berterima kasih kepada Samsung yang memproduksi chip Groq LP30 untuk kami dan mereka bekerja sekeras mungkin," ucap Huang.
Ia menambahkan bahwa chip tersebut sedang dalam tahap produksi dan rencananya akan mulai dikirim ke pelanggan pada paruh kedua tahun ini. Di acara yang sama, Samsung sendiri dengan bangga memamerkan chip Nvidia yang dibuat menggunakan teknologi proses manufaktur 4 nanometer milik mereka.
Kabarnya, pasar melihat ini sebagai sinyal kuat. Optimisme pun tumbuh bahwa bisnis foundry Samsung yang memproduksi chip logika untuk klien seperti Tesla, Apple, dan divisi ponsel mereka sendiri bisa mulai pulih tahun depan. Bisnis ini sebelumnya sempat terpuruk dan mencatatkan kerugian miliaran dolar dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terkait
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026
Pemerintah Kaji Formasi ASN 2026 dengan Mempertimbangkan Kemampuan Fiskal