Suasana di sekitar Masjid Raya Pesona, Jember, perlahan mulai mereda. Pasca-insiden ledakan yang mengguncang, Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto langsung meminta warga untuk tidak panik. Menurutnya, situasi sudah sepenuhnya bisa dikendalikan oleh aparat.
"Kami imbau masyarakat, situasi ini sudah kami kendalikan," tegas Nanang.
Dia juga mengingatkan agar aktivitas sehari-hari warga tetap berjalan seperti biasa. Jangan sampai ketakutan berlebihan justru mengganggu rutinitas.
Di sisi lain, proses penyelidikan di lokasi masih berlangsung intensif. Tim gabungan dari berbagai satuan masih sibuk bekerja di TKP. Mereka tak mau terburu-buru. Ada alasan khusus untuk ini.
"Kami tidak mau diburu-buru supaya lebih akurat," ujar Nanang.
Alasannya, kuat dugaan ada bahan-bahan kimia di lokasi kejadian. Itulah kenapa penanganannya harus spesial, menggunakan peralatan khusus dari Tim Labfor Polda Jatim. Semuanya butuh ketelitian ekstra, tidak bisa asal cepat.
Untuk mendalami kasus ini, polisi mengerahkan banyak sumber daya. Nanang memerintahkan tim dari Polda, Brimob, hingga Jibom turun langsung. Bahkan Satgas Densus 88 yang ada di Polda Jatim juga dikerahkan untuk mendukung penyelidikan. Mereka semua bekerja sama mengumpulkan petunjuk.
Sekarang, tinggal menunggu hasil penyelidikan yang lebih detail. Masyarakat pun diharap tetap tenang dan memberikan ruang bagi polisi untuk bekerja.
Artikel Terkait
Golkar Bantah Candu Kekuasaan, Sebut Pemerintahan Justru Butuh Kehadiran Mereka
Brasil Hajar Haiti 3-0, Pastikan Lawan Jadi Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Titiek Soeharto Tinjau Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian dan Pusat Keterampilan Napi
Pemerintah Eksekusi dan Tata Ulang Kawasan Hotel Sultan demi Optimalisasi Aset Negara Senilai Rp17,87 Triliun