JAKARTA – Bayangkan ini: final Liga Champions 2026 mempertemukan Real Madrid melawan Barcelona. Mimpi? Bukan lagi. Setelah undian babak gugur digelar, skenario epik itu kini benar-benar terbuka lebar.
Dua raksasa Spanyol itu terlempar di bagan yang berbeda. Artinya, mereka tak akan bertemu dan saling jegal sampai nanti di partai puncak. Buat para penggemar, ini seperti cerita yang terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Tapi ya, jalurnya sudah jelas.
Undian di Nyon, Swiss, Jumat lalu, benar-benar memetakan jalan menuju final. Dan komposisinya… wow, sangat berat. Satu sisi bagan ibarat neraka: ada PSG, Chelsea, Liverpool, lalu Real Madrid yang harus berhadapan dengan Manchester City lebih dulu. Tak kalah seram, ada juga Bayern Munchen.
Di seberangnya, Barcelona punya tugas tak kalah rumit. Mereka satu grup dengan Arsenal, Tottenham, Newcastle United, dan Atletico Madrid. Setiap laga bakal jadi pertarungan sengit.
Rivalitas yang Tak Pernah Padam
Tapi mimpi final El Clasico itu masih jauh. Madrid punya halangan besar bernama Manchester City. Pertemuan kedua tim ini seakan jadi ritual tahunan di Liga Champions belakangan ini.
Rekornya sangat ketat. Masing-masing punya lima kemenangan dan lima hasil imbang. Mentalitas juara Madrid akan diuji habis-habisan oleh mesin canggih ciptaan Pep Guardiola.
Belum lagi memori buruk dari liga domestik musim ini, di mana City menang 2-1 di Bernabeu berkat gol Nico O’Reilly dan Erling Haaland. Laga nanti pasti panas.
Ujian Berat untuk Barcelona
Sementara Barcelona? Tantangan mereka datang dari Inggris juga, tapi dengan karakter berbeda. Newcastle United.
Memang, Blaugrana punya catatan positif: mereka menang 2-1 di St James’ Park saat fase liga. Tapi itu dulu. Newcastle bukan tim yang bisa diremehkan.
Permainan mereka fisik, intensitasnya tinggi, dan dukungan suporter di kandang mereka benar-benar menggelegar. The Magpies datang dengan kepercayaan diri penuh, siap menjegal langkah Barcelona kapan saja.
Jadi, mungkinkah kita menyaksikan El Clasico di final nanti? Semua mungkin. Tapi jalan menuju sana masih dipenuhi medan perang. Siapapun yang bertahan, layak mendapat tempat di puncak.
Artikel Terkait
PSSI Siapkan Kompetisi Baru yang Berjalan Paralel dengan Liga Mulai 2026
NAC Breda Ajukan Banding ke Pengadilan Soal Status Paspor Dean James
Simon Grayson Ungkap Alasan Bergabung dengan Timnas Indonesia
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Resmi Terbentuk