Hari Selasa, 17 Maret 2026, suasana di Tol Cikopo-Palimanan sudah mulai berubah. H-4 Lebaran ini, arus kendaraan dari arah Cikopo menuju Cirebon terlihat jelas meningkat. Padat, bahkan sejak dini hari.
Ardam Rafif Trisilo dari Astra Tol Cipali membenarkan hal itu. Menurutnya, sejak tengah malam hingga pukul sembilan pagi, kondisi lalu lintas di ruas tersebut memang cukup padat.
"Kami mencatat sekitar 22 ribu kendaraan melintas ke arah Cirebon dalam kurun waktu itu," ujar Ardam di Subang.
Angka itu, katanya, naik signifikan. Tercatat ada peningkatan sekitar 22,2 persen dibanding hari sebelumnya pada jam yang sama.
Lalu bagaimana dengan arus sebaliknya? Ternyata juga ada kenaikan, meski tak setinggi itu. Dari arah Cikopo menuju Jakarta, sekitar 8 ribu kendaraan tercatat melintas. Itu artinya naik 2,2 persen.
Kalau dirata-rata, secara keseluruhan volume lalu lintas di Tol Cipali naik 9,2 persen. Dampaknya langsung terasa di sepanjang jalan. Rest area-rest area pun ramai dikunjungi, meski katanya kapasitas parkir masih ada sisa.
Nah, terkait rest area ini, pihak pengelola punya imbauan khusus. Mereka minta para pemudik membatasi waktu istirahat. Cukup 30 menit saja, supaya fasilitas bisa dipakai bergantian oleh lebih banyak orang.
Ada juga saran yang cukup membantu. Bagi yang ingin istirahat lebih lama atau mencari suasana lain, disarankan keluar lewat gerbang tol terdekat. Cari tempat di luar, lalu masuk lagi. Kabar baiknya, tak ada biaya tambahan untuk ini.
Kebijakan itu bisa diterapkan karena sistem transaksi di Tol Trans Jawa memakai hitungan jarak tempuh. Jadi, tarifnya tetap, mau keluar-masuk di tengah jalan pun tidak masalah.
Di sisi lain, untuk mengurai kemacetan yang sudah bisa ditebak, rekayasa lalu lintas pun mulai dilakukan. Korps Lalu Lintas Polri memberlakukan sistem satu arah sepenggal (one way) di ruas tertentu.
Pada hari yang sama, Selasa itu, sistem satu arah sudah aktif. Dari pantauan, penerapannya membentang dari Kilometer 70 hingga Kilometer 263 Tol Trans Jawa. Tujuannya jelas: melancarkan arus mudik dari Jabodetabek yang menuju Jawa Tengah dan Timur.
Semua upaya ini dilakukan menyambut puncak arus mudik yang diperkirakan masih akan terus bertambah dalam hari-hari berikutnya.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi