Harapannya, Zona 4A bisa segera dipulihkan. Namun begitu, langkah mitigasi harus diambil. Itulah sebabnya layanan di zona terdampak dihentikan dulu. Operasional pun diminimalkan sambil dilakukan perapian di lokasi.
Pasca kejadian, respons terlihat cepat. Dinas Lingkungan Hidup DKI langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak Minggu malam. Tujuannya jelas: memastikan keselamatan petugas dan menangani korban dengan sigap.
Upaya evakuasi dan penanganan tak main-main. Tim gabungan dikerahkan, melibatkan banyak pihak. Dari Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, hingga BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Damkar dan aparat lokal juga turun langsung.
Mereka didukung puluhan alat berat. Setidaknya 19 ekskavator dikerahkan di lokasi, ditambah tujuh unit ambulans yang siaga selama proses evakuasi berlangsung. Situasinya memang darurat, tetapi penanganan berusaha tetap terkoordinasi.
Artikel Terkait
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Rencanakan Buyback Saham
Korban Tewas Konflik Iran Capai 1.255 Jiwa, Termasuk 168 Anak di Sekolah Dasar
Menteri Keuangan Tinjau Tanah Abang, Klaim Daya Beli Masih Kuat
Menteri Keuangan G7 Gelar Rapat Darurat Bahas Pelepasan Cadangan Minyak