Angka korban di Iran terus membengkak. Perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan negara itu, yang dimulai sejak akhir Februari lalu, telah menelan lebih dari seribu nyawa dalam waktu singkat. Menurut data resmi pemerintah Iran, sedikitnya 1.255 orang tewas dan lebih dari 12.000 lainnya menderita luka-luka dalam sembilan hari terakhir.
Ali Jafarian, Wakil Menteri Kesehatan Iran, memberikan gambaran yang suram. Korban berasal dari semua lapisan usia, tanpa pandang bulu.
"Usia para korban berkisar antara delapan bulan hingga 88 tahun," ujarnya.
Perinciannya memilukan. Sekitar 200 perempuan termasuk dalam daftar korban tewas. Di Minab, sebuah serangan yang menghantam sekolah dasar menewaskan 168 anak. Situasi ini benar-benar menggambarkan betapa brutalnya konflik ini.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif sebagai Tersangka Baru Kasus Pemerasan
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Rencanakan Buyback Saham
Menteri Keuangan Tinjau Tanah Abang, Klaim Daya Beli Masih Kuat
Menteri Keuangan G7 Gelar Rapat Darurat Bahas Pelepasan Cadangan Minyak