PSM Makassar Akhiri Puasa Kemenangan Kandang 5 Bulan Usai Taklukkan Persik Kediri 3-1

- Jumat, 24 April 2026 | 07:30 WIB
PSM Makassar Akhiri Puasa Kemenangan Kandang 5 Bulan Usai Taklukkan Persik Kediri 3-1

HARIAN, PAREPARE Akhirnya. Setelah sekian lama, PSM Makassar bisa bernapas lega di kandang sendiri. Mereka menaklukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 di lanjutan Super League 2025/2026. Catatan buruk tanpa kemenangan di rumah sendiri yang sudah berlangsung selama lima bulan pun resmi terputus. Ada andil besar dari sang kapten, Yuran Fernandes, yang menyumbang satu gol. Total, bek asal Tanjung Verde ini sudah empat kali menjebol gawang Persik. Lalu, apa kata dia setelah pertandingan?

Laga pekan ke-29 ini digelar Kamis (23/4/2026) malam di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. PSM tampil tanpa beberapa pemain inti di lini belakang. Tapi, semangat Juku Eja tidak surut sedikit pun. Mereka berhasil mencetak tiga gol lewat Yuran Fernandes, Sheriddin Boboev, dan Luka Cumic. Lumayan rapi, ya, meski ada beberapa momen yang bikin jantung berdebar.

Kemenangan ini jadi yang pertama di kandang sejak putaran pertama, tepatnya 21 November 2025, saat PSM menghajar PSBS Biak 5-0. Setelah itu, delapan laga kandang tanpa kemenangan mereka lalui lima kali kalah, tiga kali imbang. Bayangkan, delapan pertandingan. Jadi, wajar kalau euforia terasa begitu besar.

Pengaruh Dukungan Manajemen dan Suporter

Ahmad Amiruddin, caretaker PSM, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Menurut dia, kemenangan ini adalah buah dari kesabaran yang panjang. Ditambah lagi, dukungan dari manajemen dan suporter yang setia datang ke stadion jadi suntikan moral tersendiri.

“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas kemenangannya. Setelah 5 bulan akhirnya kami PSM bisa merasakan kemenangan di kandang, di Gelora BJ Habibie,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai laga. Suaranya terdengar sedikit bergetar, campuran antara lega dan bangga.

Dia juga bilang, kehadiran suporter memberi energi tambahan buat para pemain. Harapannya, kemenangan ini bisa jadi momentum kebangkitan Juku Eja untuk laga-laga ke depan. Soalnya, perjalanan masih panjang.

“Ini berkat dukungan semua orang, mulai dari manajemen, pemain, dan juga suporter yang sampai hari ini masih setia men-support kami,” bebernya lagi.

Semangat Kolektif Pemain Jadi Kunci

Yuran Fernandes, kapten tim, mengakui pertandingan berjalan sangat ketat. Tapi, sejak awal, seluruh pemain sudah punya visi yang sama: mengamankan tiga poin penuh. Tidak ada tawar-menawar.

“Kita tahu bahwa pertandingan ini adalah pertandingan yang sulit bagi kita, namun kita datang ke pertandingan ini dan kita tahu apa yang kita harus lakukan,” jelasnya. Kalimatnya sederhana, tapi ngena.

Menurut Yuran, kemenangan ini murni hasil kerja keras kolektif. Semua pemain menunjukkan semangat juang tinggi di lapangan. Tidak ada yang main sendiri. Semua saling bahu-membahu.

“Kita tunjukkan itu di lapangan, kita tunjukkan apa yang kita inginkan dari hasil pertandingan ini. Kita berjuang, bekerja keras, dan pada akhirnya kita bahagia ketika kita mendapatkan hasil yang kita inginkan,” pungkasnya. Senyumnya lebar, dan siapa yang bisa menyalahkan?

Harapan Menuju Posisi Lebih Baik di Klasemen

Ahmad Amiruddin berharap kemenangan ini jadi modal berharga. Bukan cuma untuk memperbaiki posisi PSM di klasemen Super League 2025/2026, tapi juga untuk membangun kepercayaan diri tim. Soalnya, mental pemain sempat diuji dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik untuk PSM ke depannya agar lebih bagus posisinya di klasemen,” kata Amiruddin. Nada bicaranya optimistis, meski tetap hati-hati. Ia sadar, satu kemenangan belum cukup untuk mengubah segalanya. Tapi setidaknya, ini awal yang manis.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar