Polisi Ungkap Ribuan Kendaraan Hasil Curanmor dan Kredit Macet Diselundupkan ke Timor Leste

- Jumat, 24 April 2026 | 07:15 WIB
Polisi Ungkap Ribuan Kendaraan Hasil Curanmor dan Kredit Macet Diselundupkan ke Timor Leste

Semarang Ribuan kendaraan dari Klaten diselundupkan ke Timor Leste. Pengungkapan ini dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Tengah. Menurut penyelidikan sementara, kendaraan-kendaraan itu didapat dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Direktur Reskrimsus Polda Jateng, Kombes Djoko Julianto, memberikan keterangan. Katanya, kendaraan yang diselundupkan berupa sepeda motor, mobil, hingga truk. Semuanya diperoleh dari dua provinsi tersebut. Ia menyampaikan hal ini saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).

Nah, yang menarik, dari mana asal-usul kendaraan ini? Ternyata, sebagian besar merupakan hasil kejahatan. Mulai dari curanmor sampai kendaraan yang kreditnya macet.

“Asal beberapa kendaraan yang didapatkan pelaku, yaitu dari kredit macet leasing,” ungkap Djoko. “Yang lain masih diidentifikasi ke data pelaku curanmor.”

Karena berasal dari tindak kriminal, wajar saja kalau dokumennya tidak lengkap. STNK pun hanya seadanya. Bahkan, kendaraan-kendaraan itu sempat dimodifikasi. Warnanya diganti, beberapa bagian dicopot. Tujuannya jelas: agar tidak mudah dikenali, terutama oleh pemilik aslinya.

“Kendaraannya tidak ada dokumen resmi, STNK only. Ada yang dicopoti, diubah, warnanya diganti, sehingga kendaraannya sulit dikenali masyarakat, terutama pemilik kendaraan,” jelas Djoko.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini. Djoko tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang terlibat. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat Video 'Transaksi Ribuan Kendaraan Selundupan ke Timor Leste Capai Rp 100 M':

(idh/imk)

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar