Dampaknya langsung terasa. Biaya transportasi melonjak karena kapal-kapal terpaksa mengambil rute yang lebih panjang dan berbahaya. Naiknya ongkir ini, lambat laun, akan menaikkan biaya barang impor, termasuk untuk sektor usaha kecil dan menengah. Harga pangan pun diprediksi ikut terdongkrak.
Karena itulah, Anwar tak henti-hentinya mengingatkan semua pihak. Dia mendesak aparatur sipil negara, karyawan swasta, dan para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Jangan anggap enteng hal ini,” tuturnya.
Peringatannya jelas. Meski dampak geopolitik saat ini masih terlihat terkendali, kecerobohan bisa berakibat fatal. Anwar mengajak semua pihak untuk bersikap jujur dan proaktif.
“Mari kita jujur, tulus, dan jelas kepada masyarakat. Kita harus memantau situasi dan jangan sampai kita lengah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Kita harus berhati-hati mulai sekarang,” pungkasnya.
Artikel Terkait
11 Titik Genangan Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta
Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk
Menteri PU Buka Suara Soal Mundurnya Dua Dirjen, Tersangkut Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat
Israel dan AS Serang Iran, Korban Jiwa Berjatuhan dan Balasan Hantam Tel Aviv