Namun begitu, situasinya jadi makin rumit. Beberapa akun media sosial yang dekat dengan kelompok perlawanan di Irak ikut menyebarkan berita ini. Mereka bahkan menyerukan agar warga sekitar ikut mencari dan menangkap pilot tersebut jika ditemukan dalam keadaan hidup. Seruan itu jelas menambah panas suasana.
Laporan lain datang dari Al Jazeera. Stasiun televisi itu, mengutip keterangan Komando Kepolisian Basra, menyebut bahwa personel keamanan memang telah dikerahkan. Misi mereka: mencari pilot AS yang jatuh di dalam wilayah provinsi itu.
Sampai berita ini diturunkan, satu pihak yang masih sangat sunyi adalah pemerintah Amerika Serikat. Belum ada komentar resmi sama sekali dari otoritas AS terkait klaim Iran maupun laporan-laporan dari lapangan. Keheningan mereka justru meninggalkan banyak tanda tanya.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Resmikan Layanan Pemakaman Gratis di 82 TPU
Danantara Mulai Kajian Ulang Menyeluruh atas Tata Kelola dan Aset BUMN
Presiden Prabowo Paparkan Strategi Diplomasi Palestina Lewat Forum Perdamaian kepada Ulama
Wamendagri Soroti Pengakuan Bupati Nonaktif Pekalongan Tak Paham Birokrasi