Dampaknya ternyata jauh lebih luas. Prabowo sendiri memandang isu ini bukan sekadar soal keamanan global belaka. Ada aspek ekonomi yang juga terancam. Hassan melanjutkan, dampak paling nyata dan langsung bisa dirasakan adalah pada pasokan energi. Harga minyak dan gas bumi, misalnya, sangat rentan goncangan jika konflik terus bereskalasi. Apalagi kalau berlangsung lama.
"Bapak Presiden menggambarkan bagaimana kita harus menavigasi biduk kita, bukan di antara dua karang, namun beberapa karang, dan itu tidak mudah,"
imbuhnya, menggambarkan kompleksitas situasi yang dihadapi.
Memang, situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran akhir pekan lalu. Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan itu. Ketegangan ini yang kemudian memicu kekhawatiran global, termasuk di Indonesia.
Pertemuan di Istana itu, dengan demikian, adalah upaya untuk mencari jalan terbaik. Mencari solusi di tengah karang-karang tajam yang menghadang.
Artikel Terkait
Prabowo Segera Hubungi Pemimpin Teluk Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Trump Janjikan Pengawalan Militer AS di Selat Hormuz, Pasar Minyak Masih Skeptis
Prabowo Gelar Pertemuan Elite Bahas Dampak Global dan Kesiapan Indonesia
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai Maret 2026