Menyambut Idul Fitri, Pemprov DKI Jakarta kembali menggratiskan layanan transportasi publiknya. Kebijakan tahunan ini tak cuma berlaku untuk rute dalam kota, tapi juga mencakup layanan Transjabodetabek. Jadi, warga yang hendak mudik atau bersilaturahmi ke wilayah penyangga bisa bernapas lega.
Menurut Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza, langkah ini adalah bentuk partisipasi pemerintah daerah dalam memeriahkan hari raya. Semua layanan, baik BRT maupun non-BRT, ikut serta dalam program ini.
Namun begitu, ada hal teknis yang menarik. Di sistem, transaksi tetap akan tercatat senilai Rp1, meski sebenarnya gratis. Loh, kok bisa?
Welfizon menjelaskan, sistem pembayaran elektronik mereka tetap membutuhkan nominal rupiah walau cuma satu rupiah untuk proses tapping kartu berjalan lancar. Secara nilai ya hampir nol, tapi secara teknologi perlu ada proses transfer.
Nah, soal tanggal pastinya kapan gratis itu berlaku, pihak TransJakarta masih menunggu keputusan resmi. Mereka mengaku hanya menunggu surat keputusan (SK) dari Dinas Perhubungan DKI.
Artikel Terkait
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan dan Pertahankan Status Tersangka Yaqut
Iran Ancam Balas Serangan AS-Israel Usai Klaim Kematian Khamenei dan Ratusan Korban Sipil
Menlu: Presiden Prabowo Telpon Pemimpin Teluk, Indonesia Tawarkan Mediasi
Program Makan Bergizi Polri Dongkrak Semangat dan Kehadiran Siswa di SDN 07 Palmerah