Teheran masih bersikukuh. Pemerintah Iran, sekali lagi, menegaskan bahwa mereka tak akan berhenti melawan Amerika Serikat dan Israel. Negosiasi untuk gencatan senjata? Itu ditolak mentah-mentah.
Lewat juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmail Baghei, Iran menyampaikan pesan kerasnya. Menurutnya, Israel tak pernah punya keraguan untuk berbuat jahat.
"Saya meminta sahabat-sahabat Arab saya untuk merenung dengan seksama," kata Esmail.
"Rezim (Zionis) tersebut tidak ragu untuk memperluas perang, mencemari reputasi Iran, dan melakukan kejahatan kepada negara-negara lain."
Pernyataan itu disiarkan oleh Al Jazeera, Selasa lalu. Dan itu bukan satu-satunya. Esmail kemudian menyebut AS dan Israel sebagai "iblis". Posisi Iran, katanya, adalah yang terakhir berdiri.
"Iran hanya satu-satunya kekuatan yang tersisa yang berdiri melawan iblis," ujarnya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Pastikan APBN Tahan Dampak Gejolak Iran
Aktivis: Serangan AS-Israel ke Iran Bertujuan Lumpuhkan Dukungan untuk Gaza
Pakar: Kematian Khamenei Akibat Prinsipnya Tolak Perlindungan, Bukan Kehebatan Teknologi Musuh
OJK: Sejumlah Perusahaan Pembiayaan dan Pinjaman Online Belum Penuhi Syarat Modal Minimum