Pakar: Kematian Khamenei Akibat Prinsipnya Tolak Perlindungan, Bukan Kehebatan Teknologi Musuh

- Selasa, 03 Maret 2026 | 20:15 WIB
Pakar: Kematian Khamenei Akibat Prinsipnya Tolak Perlindungan, Bukan Kehebatan Teknologi Musuh

JAKARTA – Dunia diguncang berita tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ia menjadi korban dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang terjadi Sabtu lalu, 28 Februari 2026. Tapi, ada hal menarik di balik tragedi ini. Menurut seorang pakar, kematian Khamenei sama sekali bukan soal kehebatan teknologi militer musuh.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, memberikan pandangannya. Intinya, lokasi Khamenei bukanlah rahasia besar. Sang pemimpin sendiri dikenal punya prinsip kuat: menolak perlindungan berlebihan.

“Sebenarnya Ali Khamenei mengatakan saya tidak mau pindah dari kantor saya, tempat saya berada, dan itu jangankan intelijen dan lain-lain, mungkin Iran tahu dia berkantor di mana, rumahnya di mana,” ucap Hikmahanto dalam sebuah tayangan televisi, Selasa (3/3/2026).

Alasannya sederhana namun dalam. Khamenei ingin selalu dekat dengan rakyatnya, tidak bersembunyi di balik keamanan ketat.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar