Polres Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Stadion Pakansari Sambut Lebaran

- Rabu, 11 Maret 2026 | 22:27 WIB
Polres Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Stadion Pakansari Sambut Lebaran

Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, tadi pagi ramai bukan main. Bukan untuk pertandingan bola, melainkan antrean warga yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Polres Bogor memang sedang menggelar Gerakan Pangan Murah atau GPM, sebuah inisiatif yang sengaja digelar menyambut Lebaran.

Lewat Kasat Reskrim AKP Anggi Eko Prasetyo, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan tujuan digelarnya acara ini. Intinya, menjaga stabilitas harga dan memastikan stok bahan pokok cukup sebelum Idul Fitri 1447 H nanti.

"Gerakan ini kami lakukan serentak, salah satunya ya di sini," ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Menurut Wikha, GPM punya beberapa target. Yang utama, tentu saja mendekatkan akses pangan berkualitas ke masyarakat. Harganya pun dibuat lebih bersahabat ketimbang angka yang beredar di pasar umum.

"Masyarakat bisa dapat barang bagus dengan harga relatif lebih murah. Itu intinya," ungkapnya.

Di sisi lain, gerakan ini juga membuka jalan bagi para produsen, termasuk petani. Mereka mendapat ruang untuk menyalurkan hasil panen secara langsung, tanpa terhambat rantai distribusi yang berbelit. Dengan kata lain, ini upaya menstabilkan penyaluran barang pokok dari sumbernya.

Lalu, barang apa saja yang dijual? Beragam sekali. Mulai dari beras dengan beberapa tingkatan kualitas, minyak goreng, gula pasir, sampai tepung terigu. Tidak ketinggalan telur ayam dan daging ayam yang jadi buruan utama jelang hari raya.

Pantauan di lokasi, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Mereka memadati stan-stan penjualan, membawa kantong dan keranjang masing-masing. Suasana hidup, riuh rendah, namun tertib. Sebuah pemandangan yang cukup menggambarkan betapa kebutuhan akan harga pangan yang stabil memang sangat dirindukan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar