Aston Villa Hancurkan Bologna 4-0, Lolos ke Semifinal Liga Europa

- Jumat, 17 April 2026 | 06:00 WIB
Aston Villa Hancurkan Bologna 4-0, Lolos ke Semifinal Liga Europa

Villa Park bergemuruh. Jumat dini hari tadi, Aston Villa benar-benar tak memberi ampun pada Bologna. Skor akhir 4-0 untuk leg kedua perempat final Liga Europa itu bicara banyak. Bahkan, agregat 7-1 secara keseluruhan menunjukkan betapa dominannya mereka.

Bagi Bologna, kekalahan ini tentu pahit. Padahal, mereka datang dengan niat menekan. Federico Bernardeschi dan Jonathan Rowe sempat membuat jantung para pendukung Villa berdegup kencang di menit-menit awal. Tapi itu tak berlangsung lama.

Ketajaman serangan tuan rumah, ya, itu yang jadi pembeda utama malam itu.

Gol pembuka datang dari aksi cepat yang indah. Emiliano Buendía meretas pertahanan, lalu umpan matang Morgan Rogers disambar Ollie Watkins. Gawang Bologna bobol. Gol itu istimewa, karena menjadi yang ke-100 untuk Watkins bersama klub. Momen bersejarah.

Peluang untuk memperbesar keunggulan sempat ada. Rogers mendapat penalti, tapi eksekusinya bisa ditepis kiper Federico Ravaglia. Sayang sekali.

Namun begitu, Villa tak goyah. Mereka terus mendesak. Dan Buendía, si pengatur serangan, malah mencetak gol sendiri lewat penyelesaian cerdik dari sudut sempit. 2-0. Sebelum turun minum, giliran Rogers yang membalas. Ia melewati bek lawan dengan gesit sebelum melepaskan tembakan keras. Babak pertama ditutup dengan keunggulan telak 3-0.

Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, pasti sudah memberikan wejangan khusus di ruang ganti. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk mengubah situasi di babak kedua.

Tapi usaha itu sia-sia. Villa terlalu solid, terlalu percaya diri. Mereka mengendalikan permainan dengan tenang, seolah tak ingin memberi harapan palsu sedikitpun pada tamunya.

Gol pamungkas pun datang. Ezri Konsa, sang bek, menyelesaikan dengan sepakan voli di depan gawang. 4-0. Sorak-sorai memenuhi stadion. Tiket ke semifinal sudah di tangan.

Kemenangan ini bukan cuma soal agregat. Ini tentang tren yang terus berlanjut. Villa Park kini jadi benteng yang sulit ditembus, khususnya di Eropa. Sudah sembilan laga kandang beruntun mereka menang. Lebih hebatnya lagi, pertahanan mereka bersih terus setiap kali menghadapi klub Italia di kandang sendiri.

Di sisi lain, Bologna pulang dengan tangan hampa. Performa buruk mereka di Inggris kembali terulang. Mereka harus mengakui bahwa malam itu, Villa memang jauh lebih baik.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar