Kalau Taylor Swift merilis lagu baru, rasanya dunia musik selalu berhenti sejenak. Begitu juga dengan "The Fate of Ophelia", trek andalan dari album terbarunya, "The Life of a Showgirl", yang meluncur awal Oktober 2025 lalu. Reaksinya? Luar biasa. Lagu ini langsung nangkring di puncak Billboard Global, bertahan berminggu-minggu. Tempo energiknya bikin siapa aja pengen bergerak, seolah-olah lagu ini adalah penyemangat.
Tapi jangan salah. Di balik dentuman drum dan melodi yang catchy, tersimpan kisah yang jauh dari riang. Ophelia, nama yang dijadikan judul, punya cerita hidup yang suram banget. Tragis, malah.
Kisah Ophelia dari Buku Karya Shakespeare
Nama Ophelia ini sebenarnya bukan karakter baru. Dia tokoh dalam drama legendaris Shakespeare, "Hamlet", yang ditulis ratusan tahun silam. Ophelia digambarkan sebagai gadis polos, pendiam, dan patuh. Jatuh cinta pada Pangeran Hamlet, sayangnya kisah asmaranya nggak direstin. Ayah dan kakaknya ragu dengan ketulusan sang pangeran.
Dan kekhawatiran mereka ternyata beralasan. Ophelia malah jadi korban. Dia dimanfaatkan Hamlet, jadi sasaran pelampiasan amarahnya. Puncak deritanya terjadi saat Hamlet, tanpa sengaja, membunuh ayah Ophelia. Rantai kesedihan itu akhirnya membawanya ke jurang kegilaan.
Pada akhirnya, dia memilih mengakhiri segalanya dengan tenggelam di sungai. Menurut "People", di detik-detik terakhirnya, Ophelia masih sempat bernyanyi. Kematiannya yang dramatis itu menginspirasi banyak seniman, salah satunya John Everett Millais yang melukisnya dengan sangat menyentuh. Lukisan itu sekarang bisa dilihat di Museum Tate Britain.
Artikel Terkait
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano
Kreator Konten Prank Jadi Debt Collector Pinjol Ilegal, Tawarkan Bunga 50 Persen
Kuasa Hukum Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV, Tapi Bantah Isinya Perzinaan
Hotel di Rest Area Trans Jawa Siap Layani Pemudik yang Butuh Istirahat