Sementara itu, buronan kedua, Satriawan alias Awan, berperan sebagai kurir. Dia mengantar satu kilogram sabu untuk jaringan bandar Erwin Iskandar atau yang dikenal sebagai Ko Erwin.
Polisi telah menyiapkan ciri-ciri keduanya. Boy digambarkan bertinggi sekitar 171 cm, gemuk, kulit sawo matang, dengan rambut hitam bergelombang dan muka lonjong. Sedangkan Awan lebih pendek, 160 cm, berkulit putih, rambut pendek beruban dan agak botak, dengan ciri khas gigi depan ompong satu dan luka besar di kaki.
Perkembangan terbaru, Ko Erwin sendiri ternyata sudah diamankan. Dia diduga kuat sebagai pihak yang menyetorkan uang dan narkoba kepada mantan Kapolres Didik.
Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan itu. "Benar bahwa DPO Erwin telah ditangkap oleh Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri," katanya pada Jumat lalu (27/2/2026).
Kasus ini kian menunjukkan betapa rumitnya jaringan narkoba yang beroperasi. Keterlibatan oknum aparat, aliran uang miliaran, dan daftar buronan yang masih berkeliaran, menjadi tantangan berat bagi Bareskrim. Pengejaran masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei
CENTCOM Bantah Klaim Iran Serang Kapal Induk AS di Tengah Eskalasi
Juventus Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi AS Roma 3-3 di Olimpico