NMIXX, girl group rookie dari JYP Entertainment, akhirnya meluncur! Tur dunia perdana mereka, 'Episode 1: Zero Frontier', resmi dimulai dengan gebrakan. Dua konser pembuka di Inspire Arena, Incheon pada 29 dan 30 November lalu sukses terjual habis, memenuhi arena dengan teriakan NSWER.
Menurut laporan Korea JoongAng Daily, panggung dibuka dengan energi tinggi lewat lagu debut “O.O”. Tanpa ampun, mereka langsung menyambungnya dengan “Phoenix”, “Run for Roses”, “Sonar”, dan “Rico” dalam satu rangkaian yang mulus. Hampir tiga jam penuh, Lily, Haewon, Sullyoon, Bae, Jiwoo, dan Kyujin mempersembahkan segalanya untuk penggemar.
“Konser ini adalah mimpi dan tujuan saya,” ucap Kyujin.
“Rasanya malam ini adalah bukti dari semua usaha yang telah kami lakukan sejauh ini. Selain merasa bangga, saya juga berharap NSWER merasa bangga kepada kami,” lanjutnya penuh haru.
Namun begitu, di balik penampilan yang begitu powerful, ada satu momen kecil yang justru viral. Perhatian netizen tertangkap pada potongan video Sullyoon yang terlihat gemetar saat berdiri di atas panggung yang terangkat. Tubuhnya bergetar halus, memicu spekulasi bahwa ia sedang berjuang melawan rasa takut akan ketinggian.
Momen itu pun memantik diskusi. Banyak yang mempertanyakan, perlukah panggung tinggi seperti itu digunakan?
Rupanya, Sullyoon sendiri yang angkat bicara usai konser. Melalui Bubble, ia mengakui memang punya fobia terhadap ketinggian. Tapi yang menarik, ia justru menolak tawaran agensi untuk menurunkan platform tersebut. Alasannya sederhana: ia merasa energi panggung akan lebih maksimal dengan posisi itu.
“Dari semua lift yang pernah kami gunakan di atas panggung, yang ini sebenarnya paling aman ㅋㅋㅋㅋ,” katanya sambil tertawa.
“Tapi sepertinya rasa takutku tetap kelihatan,” tambahnya jujur, mengutip penjelasan dari Allkpop.
Artikel Terkait
Mantan Suami Cekik Tewas Wanita di Serpong, Diduga Motif Sakit Hati
Riset: Kenaikan Cukai Rokok Selama 10 Tahun Belum Kurangi Keterjangkauan
JK Buka Peluang Jalur Hukum Atas Tudingan Penistaan Agama
Personel UNIFIL Tewas dalam Serangan di Lebanon Selatan, Prancis Tuntut Pertanggungjawaban