Suasana di Jalan Puskesmas, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Selasa petang (24/2/2026) itu mendadak berubah mencekam. Jeritan histeris seorang ibu memecah keheningan. Dari dalam rumahnya, dia memekik minta tolong. Warga yang mendengar pun berhamburan. Apa yang mereka temukan sungguh mengerikan: seorang pemuda, MAR (21), tergeletak tak bernyawa di ruang tamu, kepalanya hancur bersimbah darah. Tak jauh dari sana, adik kandungnya sendiri, MAH (15), berdiri dengan tangan masih berlumuran merah.
Menurut sejumlah saksi, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul setengah enam sore. Sang ibu, yang menemukan kondisi mengerikan itu, langsung berteriak histeris memanggil tetangga. Teriakan itu yang akhirnya membawa warga berkerumun.
“Pelaku keluar sendiri, tangannya masih penuh darah. Kami langsung amankan dia,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Begitu sampai di lokasi, suasana sudah ricuh. Garis polisi cepat dipasang mengitari pagar rumah sederhana di RT 05 RW 06 itu. Dari luar, bercak darah di lantai teras terlihat jelas. Korban ditemukan tergeletak di belakang pintu ruang tamu, dengan luka parah akibat hantaman benda tumpul. Sebuah palu diduga menjadi alat yang digunakan dalam penganiayaan sadis ini.
MAR sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gading Pluit. Tapi usaha itu sia-sia. Pukul 18.00 WIB, nyawanya tak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani prosedur visum.
Artikel Terkait
Pengadilan Tetapkan Kerugian Negara Rp9,4 Triliun dalam Kasus Korupsi Pertamina
KPK Tetapkan Pegawai Bea Cukai sebagai Tersangka Baru Kasus Suap
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Suap Impor
Mantan Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 9 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun