Pagi ini, IHSG dibuka dengan catatan merah. Tepat di Senin, 13 April 2026, indeks saham utama Indonesia itu langsung melemah 0,65 persen ke posisi 7.410,09. Suasana lesu itu ternyata berlanjut.
Hanya dalam hitungan menit, pelemahan justru makin dalam. IHSG tercatat terperosok lebih jauh, turun 0,97 persen ke level 7.386. Pasar terlihat didominasi sentimen jual 386 saham melemah, sementara yang mampu bertahan di zona hijau hanya 164. Sebanyak 409 lainnya diam di tempat. Transaksi awal pun terpantau cukup ramai, volumenya mencapai 2,1 miliar saham dengan nilai sekitar Rp1 triliun.
Tekanan jual ternyata merata hampir di semua indeks acuan. LQ45 anjlok 1,20 persen ke 737. Indeks JII dan MNC36 juga tak berkutik, masing-masing merosot 1,07 persen dan 1,10 persen. IDX30 pun tak ketinggalan, terkoreksi 1,14 persen.
Kalau dilihat dari sektornya, pemandangannya hampir seragam: merah. Hampir semua sektor tertekan, mulai dari konsumer, properti, infrastruktur, sampai keuangan dan teknologi. Hanya satu pemenang hari ini, sektor energi, yang masih mampu bertahan di wilayah positif.
Di tengah pelemahan luas itu, tentu ada beberapa saham yang berjuang melawan arus. BAPA, misalnya, jadi salah satu yang mencatatkan kenaikan tertinggi. Dia ditemani oleh WBSA dan juga CTBN yang performanya cukup bagus.
Namun begitu, daftar penggerutu justru lebih panjang. XIML tercatat sebagai saham yang paling terpukul hari ini. DIVA dan MLPT juga ikut-ikutan berada di posisi puncak loser, menutup sesi pagi dengan performa yang suram.
Febrin Ratna Iskana
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 11,92% Sepanjang Mei, Saham-Saham Ini Justru Melesat di Tengah Koreksi
Pemprov DKI Beri Diskon PBB 7,5 Persen dan Hapus Sanksi Tunggakan, Berlaku Juni 2026
Bursa Asia Menguat, Nikkei dan KOSPI Cetak Rekor Baru Didorong Sektor Teknologi
Pertamina Patra Niaga Resmi Turunkan Harga Avtur 10 Persen di Seluruh Bandara Mulai Hari Ini