Gubernur Jateng Evaluasi Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang

- Senin, 03 Agustus 2026 | 15:18 WIB
Gubernur Jateng Evaluasi Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi angkat bicara mengenai dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa SMKN 6 Semarang setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memastikan evaluasi telah dilakukan dan hasilnya dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

"Jadi kita sudah melakukan evaluasi, sudah diteliti dan sebagainya. Terus hasilnya sudah kita laporkan ke BGN karena kewenangannya ke BGN," ujar Luthfi kepada wartawan, Senin (3/7).

Menurut Luthfi, BGN juga telah turun tangan untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG pascakejadian tersebut. "BGN juga sudah turun, nanti akan dilakukan evaluasi ke sana," jelasnya.

Ditanya apakah peristiwa ini akan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), Luthfi menyerahkan keputusan itu sepenuhnya kepada BGN. "Itu BGN yang berhak, kita kan hanya teknis saja," katanya.

Sebelumnya, ratusan siswa dan guru SMKN 6 Semarang diduga keracunan usai menyantap menu MBG pada Jumat (31/7) kemarin. Mereka mengeluhkan pusing, mual, diare, hingga muntah-muntah.

Berdasarkan pendataan sementara, korban keracunan mencapai 707 orang, terdiri dari 693 siswa dan 14 guru. Dari jumlah tersebut, 698 orang mendapatkan penanganan langsung di lokasi.

Dinas Kesehatan Kota Semarang telah melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya keracunan massal tersebut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags