Menurut Ardi, perwakilan Champion Cabai dari Sleman, masalahnya bukan pada kurangnya tanaman. Stok di lahan sebenarnya ada. Cuma, hujan terus-menerus waktu itu bikin panen nggak optimal.
"Kalau cuaca mendukung, petikan bisa meningkat. Saat ini tidak ada stok gudang, yang tersedia adalah standing crop di lahan,"
tuturnya.
Lalu bagaimana dengan daerah lain? Di Jawa Tengah, harga rawit merah sekarang berkisar Rp60-70 ribu per kg. Sementara untuk cabai merah keriting, harganya jauh lebih terjangkau, sekitar Rp20 ribu per kg. Aktivitas petani yang sempat lesu kini berangsur normal, seiring cerahnya langit.
Dari sisi distribusi, pasokan ke Jakarta datang dari berbagai penjuru. Enrekang di Sulawesi Selatan menyumbang 2,1 ton, sementara Magelang, Jawa Tengah, mengirimkan 2,5 ton. Totalnya 4,6 ton. Di tingkat grosir PIKJ, harganya sekitar Rp50 ribu per kg, sedangkan konsumen akhir mungkin masih membayar Rp60-65 ribu per kg di pasar eceran.
Secara keseluruhan, situasinya memang lebih tenang. Meski begitu, cuaca tetap menjadi faktor krusial yang akan menentukan apakah tren penurunan ini bisa bertahan lama.
Artikel Terkait
Masjid Bergaya Kelenteng di Jakarta Timur, Kisah Perjalanan Spiritual Sang Pendiri
Ketua DPRD DKI Nilai Anggaran Belum Efektif Tekan Pengangguran yang Picu Kriminalitas
Penganiaya Pegawai SPBU yang Mengaku Jenderal Ternyata Karyawan Rental dan Pengguna Narkoba
Polisi Bongkar Jaringan SMS Phishing e-Tilang Palsu yang Dikendalikan dari China