Di sisi lain, proyeksi ke depan justru lebih optimis. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya sudah memberi sinyal. Dia memperkirakan realisasi anggaran MBG bakal tembus Rp60 triliun pada akhir triwulan pertama tahun 2026.
Kalau prediksi itu benar terjadi, dampaknya bagi perekonomian bisa cukup besar. Angka sebesar itu dipandang mampu memberikan stimulasi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi di periode tersebut.
Pernyataan Airlangga itu disampaikan usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Rapat itu dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
"Hal ini tentu akan mendorong stimulasi perekonomian," tegas Airlangga.
Jadi, dari data yang ada, program ini tak hanya berjalan, tapi juga menunjukkan percepatan. Jumlah penerima manfaat bertambah, dan dananya mengalir relatif cepat. Kita lihat saja nanti di akhir Maret, apakah prediksi Rp60 triliun itu benar-benar terwujud.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Haji Furoda 2026 Tak Akan Diselenggarakan
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban