Di sisi protein, daging sapi kualitas I naik 3,16 persen menjadi Rp145.200 per kilogram, diikuti daging sapi kualitas II dan daging ayam ras segar yang juga mengalami kenaikan lebih dari 2 persen dan 0,5 persen.
Ada Pula Komoditas yang Harganya Turun
Meski tren umumnya naik, tidak semua harga bergerak ke arah yang sama. Beberapa komoditas justru menunjukkan grafik penurunan, yang bisa menjadi angin segar bagi konsumen. Bawang putih, misalnya, harganya sedikit melunak 1,44 persen menjadi Rp41.200 per kilogram.
Penurunan yang lebih menarik terjadi pada kelompok minyak goreng. Minyak goreng curah turun 2,57 persen menjadi Rp18.950 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I juga ikut turun 1,74 persen, meski varian bermerek II justru mengalami kenaikan kecil.
Fenomena fluktuasi harga ini merupakan dinamika pasar yang wajar, terutama saat menyambut bulan suci dengan pola konsumsi yang berubah. Pantauan terhadap data harian seperti ini penting untuk memahami pola dan mengantisipasi gejolak yang mungkin terjadi di tingkat konsumen.
Artikel Terkait
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan