Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang, Iwan Julianayah, menjelaskan cakupan akses yang akan diberikan.
"Adapun jalur yang dibuka mencakup akses menuju Cikulur, Cileles, serta arah Jakarta/Merak," ungkapnya.
Dengan kata lain, ruas ini tidak hanya melayani perjalanan menuju selatan, tetapi juga memberikan opsi rute bagi kendaraan yang akan menuju ke arah ibu kota atau Pelabuhan Merak.
Kesiapan Infrastruktur dan Dampak bagi Wilayah
Mengoperasikan ruas tol baru, meski bersifat sementara, memerlukan persiapan infrastruktur yang matang. Pihak pengelola menyatakan telah menyiapkan seluruh aspek keselamatan berkendara. Rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan pengaturan operasional di lokasi telah dipasang dan diuji untuk memastikan keandalan. Koordinasi intensif juga telah dilakukan dengan instansi terkait, seperti kepolisian dan dinas perhubungan, untuk mengantisipasi berbagai skenario di lapangan.
Dampak positif dari kebijakan ini diharapkan melampaui sekadar kelancaran mudik. Pembukaan akses ini akan mempermudah konektivitas menuju sejumlah destinasi andalan di selatan Banten. Perjalanan menuju Pantai Sawarna yang memesona, kawasan adat Baduy, Geopark Bayah Dome, hingga ke kawasan Tanjung Lesung dan garis pantai selatan lainnya, diprediksi akan menjadi lebih singkat dan nyaman. Hal ini tentu dapat memberi dorongan positif bagi sektor pariwisata lokal di tengah gelombang pemudik dan pelancong.
Artikel Terkait
Pemerintah Fokuskan Distribusi Motor Listrik untuk Dukung Program Gizi di Daerah Terpencil
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur