Petani Tewas Diterkam Ular Piton Raksasa di Buton Selatan
BUTON SELATAN – Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang petani di pedalaman Sulawesi Tenggara.
La Dusu, 52 tahun, warga Kelurahan Jaya Bakti, harus menghembuskan napas terakhirnya setelah dililit ular piton raksasa sepanjang tujuh meter. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, dan mengguncang warga setempat.
Menurut sejumlah saksi, semuanya berlangsung sangat cepat. La Dusu baru saja menyelesaikan aktivitasnya di kebun dan sedang dalam perjalanan pulang sendirian. Tiba-tiba, dari semak-semak, sang predator menyergap. Ular piton itu langsung melilit tubuhnya dengan kekuatan yang luar biasa.
Suara teriakan minta tolong sempat terdengar. Seorang warga yang berada di dekat lokasi segera menghampiri, namun yang ditemui adalah pemandangan yang mengerikan. La Dusu sudah tak berdaya, terbelit erat oleh sang ular.
Dengan sigap, warga itu memanggil bantuan. Puluhan orang bergegas ke tempat kejadian, membawa apa saja yang bisa digunakan untuk menyelamatkan nyawa La Dusu. Suasana pun menjadi chaos.
"Kami berusaha mati-matian menyelamatkannya. Parang dan alat apa saja kami gunakan untuk memukul dan membacok ular itu agar melepaskan lilitannya. Rasanya lama sekali," kenang La Tadi, salah seorang saksi mata, pada Senin (24/11/2025).
Sayangnya, usaha heroik puluhan warga itu tak cukup. Setelah ular itu akhirnya melepaskan mangsanya, nyawa La Dusu sudah tak bisa diselamatkan. Lilitan yang terlalu kuat dan lama diduga menjadi penyebab utamanya.
Namun begitu, perjuangan warga belum usai. Mereka kemudian menghadapi tantangan lain: mengevakuasi jasad korban. Medan yang harus dilalui sangat terjal dan ekstrem. Dengan menggunakan batang bambu dan kain sarung, puluhan warga secara bergantian memikul jasad La Dusu.
Perjalanan yang melelahkan itu memakan waktu hampir satu jam. Suasana haru pun pecah ketika jasad akhirnya tiba di rumah duka. Tangisan histeris keluarga menyambut kedatangan La Dusu yang sudah tak bernyawa.
Di sisi lain, peristiwa memilukan ini seakan menjadi pengulangan sejarah yang kelam. Ini adalah kali kedua dalam kurun waktu singkat seorang warga Buton Selatan tewas akibat serangan ular piton raksasa. Sebelumnya, pada Juli 2025, seorang warga dilaporkan tewas dengan cara yang bahkan lebih mengerikan: ditelan utuh oleh ular tersebut.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Cuaca Makassar Bervariasi: Cerah Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Siang hingga Sore
Remaja 16 Tahun Gantikan Almarhumah Ibu Berangkat Haji dari Makassar
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan, Pelaku dan Komplotan Ditangkap di Jombang
TNI dan Warga Nduga Gotong Royong Evakuasi Jenazah di Landasan Udara Terpencil