Rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah resmi dimulai. Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, memulainya dengan blusukan ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Barat. Agenda ini rencananya bakal berlangsung selama 15 hari, menyusuri wilayah dari Jawa Barat hingga Madura.
Nah, kegiatan ini nggak cuma soal silaturahmi biasa. Ada juga kegiatan sosial dan konsolidasi partai yang menyertainya. Kunjungan perdana dilakukan di Pesantren Al Maghfiroh, Bekasi. Hadir di sana, memenuhi undangan, para pengurus DPP Partai NasDem beserta jajaran lengkap. Mulai dari DPW Jawa Barat, DPD dan DPC Kabupaten Bekasi, hingga anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Bekasi.
Setelah dari Bekasi, rombongan kemudian bergerak ke Karawang, tepatnya ke Pondok Pesantren An-Nihayah. Di sini, suasana terasa semakin hangat dengan kehadiran Wakil Bupati Karawang, Maslani. Jajaran struktur partai dari pusat hingga akar rumput juga turut meramaikan.
Dalam setiap kesempatan, Saan berusaha menegaskan satu hal. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas atau agenda simbolik belaka. Ini adalah bentuk penghormatan nyata terhadap institusi yang punya kontribusi besar bagi bangsa. Menurut pandangannya, pesantren, bersama para kyai dan santri, adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan kemerdekaan. Banyak tokoh bangsa lahir dari rahim pesantren, yang menunjukkan betapa kokohnya fondasi yang dibangun oleh lembaga ini.
Namun begitu, peran pesantren nggak berhenti di masa lalu.
Di era sekarang, pesantren terus aktif mengisi kemerdekaan lewat dunia pendidikan. Saan melihat ada keunggulan khas di sini: bagaimana pesantren berhasil memadukan penguasaan ilmu dengan penanaman moral dan akhlak. Kombinasi yang langka di banyak sistem pendidikan lain.
Artikel Terkait
Program Air Bersih Perindo Ubah Hidup Warga di Dusun Watuliwung, Sikka
Polri Ungkap Modus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam Operasi Dua Tahun
Trump Umumkan Gencatan Senjata Dua Pekan dengan Iran, Bergantung Pembukaan Selat Hormuz
Dua Pencopet di Stasiun Jatinegara Ditangkap Berkat Rekaman Warga