Selain menyelamatkan jiwa, petugas juga sigap mengamankan aset warga. Puluhan sepeda motor dievakuasi untuk mencegah kerusakan akibat terendam air. Bantuan juga diberikan secara lebih luas, termasuk mengantar warga yang hendak beraktivitas seperti bekerja atau melaksanakan ibadah salat Jumat.
Upaya penanganan ini melibatkan kerja sama erat antar unit. Polsek Mampang Prapatan turun langsung untuk memperkuat tim di titik terdampak.
Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, memaparkan langkah yang diambil jajarannya. "Personel Polsek Mampang bersama personel yang diperbantukan melakukan pemantauan dan evakuasi warga di lokasi permukiman yang tergenang air pasca-hujan lebat semalam," ungkapnya.
Penggunaan Perahu dalam Operasi Penyelamatan
Dokumentasi dari lokasi menunjukkan skala operasi yang dilakukan. Untuk menjangkau wilayah yang tergenang lebih dalam, petugas memanfaatkan perahu karet dan skiff boat. Alat transportasi air ini menjadi ujung tombak untuk membawa warga serta barang-barang berharga mereka menuju titik yang lebih aman, menggambarkan respons yang cepat dan terorganisir dari pihak berwenang dalam menghadapi bencana tahunan ini.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur
Presiden Prabowo Tegaskan Kunjungan Luar Negeri untuk Jamin Pasokan Minyak