Uut Permatasari Buka Kunci Rumah Tangga Harmonis: Cinta yang Diniatkan untuk Ilahi

- Minggu, 23 November 2025 | 15:40 WIB
Uut Permatasari Buka Kunci Rumah Tangga Harmonis: Cinta yang Diniatkan untuk Ilahi

Uut Permatasari Ungkap Rahasia 10 Tahun Membina Rumah Tangga: "Mencintai karena Allah"

Sudah sepuluh tahun Uut Permatasari dan Tri Goffarudin Pulungan membangun kehidupan bersama. Dalam perjalanan itu, aktris ini punya resep tersendiri untuk menjaga keharmonisan rumah tangganya.

Di tengah gosip perselingkuhan selebritas yang kerap menghiasi media, Uut justru memilih fokus pada keluarganya. Baginya, ketenangan di dalam rumah jauh lebih penting daripada hiruk-pikuk di luar.

"Kalau kita sudah berumah tangga itu kan, prioritas utama pasti keluarga," ujar Uut dengan nada tenang.

Menurutnya, menciptakan suasana damai dalam rumah tangga adalah tanggung jawab bersama. Hal ini harus terus dijaga agar hubungan bisa bertahan lama.

"Kita harus saling menjaga bagaimana supaya rumah tangga kita ini adem ayem, tentram," ungkapnya lagi.

Sebagai ibu dua anak laki-laki, Uut punya cara khusus mengekspresikan cintanya pada sang suami. Kalimat ini selalu ia ucapkan sebagai bentuk komitmen terdalam.

"Saya bilang, 'Saya mencintaimu karena Allah sampai akhir hayat'," tuturnya.

Di sisi lain, Uut juga berharap Tri Goffarudin Pulungan tetap setia dan menjaga komitmen mereka. Pasangan yang menikah pada 16 Februari 2015 ini memang terlihat konsisten menjalani rumah tangga tanpa gosip.

"Mudah-mudahan suami saya juga setia sama saya, mencintai saya, menjaga saya. Jangan duakan saya ya," katanya dengan nada setengah bergurau, namun serius.

Tri Goffarudin yang berprofesi sebagai anggota polisi memang jarang terekspos media. Mereka lebih memilih menjaga privasi dan fokus mengasuh kedua putra mereka. Setelah satu dekade, rumah tangga mereka tetap terjauh dari kabar miring.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar