JAKARTA – Rasanya pahit, tapi harus diakui. Shindy Fioerla, selebgram dan pengusaha yang dikenal publik, membongkar pengalaman getir dalam rumah tangganya dengan Rendy Samuel. Salah satu luka yang sulit dilupakan? Dia menjadi sasaran body shaming. Dan pelakunya justru orang terdekat: suaminya sendiri.
Menurut Shindy, semua ini terjadi saat berat badannya mencapai angka 138 kilogram. Dalam sebuah obrolan di podcast Melaney Ricardo, Kamis lalu, suaranya terdengar lirih namun tegas.
“Salah satu orang yang pernah sangat gue sayangi sampai memanggil gue ‘badak’,” ungkapnya.
Meski tak menyebut nama secara gamblang, konteksnya jelas. Ejekan yang seharusnya tak pernah terlontar itu justru datang dari dalam rumahnya. Namun begitu, kata-kata pedih itu rupanya menjadi cambuk. Dia memutuskan untuk berubah, bukan sekadar balas dendam, tapi untuk sesuatu yang lebih besar.
“Gue harus berubah. Tidak hanya untuk menjawab ejekan itu, tapi gue pengin hidup sehat supaya bisa menemani anak gue lebih lama. Kalau enggak ada gue, siapa yang nanti menjaga dia?” tuturnya lagi.
Di sisi lain, Shindy tak menampik bahwa kondisi obesitasnya dulu membawa dampak serius. Kesehatan fisiknya benar-benar terganggu. Asam lambung kerap kambuh, tubuh mudah sakit, dan bahkan dia sempat mengalami keguguran yang diduga karena kelelahan yang amat sangat.
Jalan yang akhirnya dipilihnya adalah operasi bariatrik. Sebuah keputusan besar untuk mengembalikan kesehatannya dan, tentu saja, hidupnya. Cerita Shindy ini bukan sekadar soal angka di timbangan, tapi lebih tentang perjuangan seorang ibu dan perempuan yang bangkit dari luka kata-kata.
Artikel Terkait
Lovely Runner hingga Goblin: Deretan Drama Korea Paling Adiktif untuk Ditonton Ulang
Hanggini Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Sempat Alami Keguguran Sebelumnya
Maia Estianty Larang Warganet Tanyakan Soal Kehamilan ke El Rumi dan Syifa Hadju: Itu Takdir, Bukan Konsumsi Publik
Prilly Latuconsina Jalani Misi Rescue Diver di Red Bull Cliff Diving 2026, Bertahan Lebih dari Dua Jam di Laut