Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya satu keinginan yang belum kesampaian: mendatangkan BTS ke Jakarta International Stadium atau JIS. Saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Balai Kota, Kamis lalu, ia mengaku masih berjuang mati-matian untuk mewujudkannya.
"Yang saya belum berhasil itu betul-betul saya pengen BTS main di sana (JIS). Ini lagi fight untuk apakah di JIS atau di GBK," ujar Pramono.
Ia menambahkan, "Ya walaupun dua-duanya di Jakarta, tapi saya pengen banget apa GBK apa JIS itu mendapatkan tantangan kalau bagaimana kalau BTS main di sana."
Jadi, pilihannya memang masih berkutat antara dua venue besar ibu kota itu. Stadion JIS atau kompleks Gelora Bung Karno. Mana pun, yang jelas Pramono ingin sekali konser megah itu benar-benar terjadi.
Bukan cuma BTS yang jadi incaran. Gubernur juga membocorkan rencana lain. Grup musik The Weeknd disebut-sebut akan manggung di JIS tahun ini. Pramono tampak antusias menceritakannya.
"Tapi saya mendapatkan laporan dari Dirut Jakpro, The Weeknd. Bener, The Weeknd itu favorit saya lho. Akan main, mudah-mudahan ini bisa betul-betul," katanya.
Bagi Pramono, menghadirkan konser kelas dunia bukan sekadar hiburan. Ini adalah strategi. Bagian dari upaya mendorong Jakarta agar lebih diakui sebagai kota global. Acara berskala internasional, menurutnya, bisa mendongkrak daya tarik kota ini. Tidak cuma sebagai pusat bisnis, tapi juga tujuan wisata yang menyenangkan.
Dan tampaknya, upaya-upaya semacam ini mulai membuahkan hasil. Ada tren menarik yang ia amati: wisatawan kini cenderung tinggal lebih lama di Jakarta. Dulu, rata-rata cuma sehari atau satu setengah hari. Sekarang? Bisa nyaris mencapai tiga hari.
"Bahkan sekarang ini ada tren baru, orang ke Jakarta ini mereka akan bertahan lebih lama. Kalau dulu average orang tinggal di Jakarta itu rata-rata hanya satu hari koma dua lima atau satu setengah hari, sekarang rata-rata sudah 2,8 sampai dengan tiga hari," ungkapnya.
Lalu apa penyebabnya? Pramono punya analisis. "Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja," imbuhnya.
Jadi, dari konser musik sampai belanja, semuanya saling terkait. Membangun narasi bahwa Jakarta punya banyak cerita untuk ditawarkan.
Artikel Terkait
Jukir Otak Pengeroyokan Satpam di Makassar Ditangkap, Anaknya Masih Diburu
Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Program Strategis, Fokus pada Hilirisasi dan Energi dari Sampah
Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Tewaskan Satu Keluarga di Grogol Petamburan
Mantan Penyidik KPK Sambut Baik Pembentukan Satgas Anti Penyelundupan