Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan

- Jumat, 17 April 2026 | 09:00 WIB
Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan

Seorang remaja berhasil diamankan polisi setelah membawa kabur seorang pelajar perempuan. Kejadian ini mengakhiri pencarian yang sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Menurut keterangan dari Tim Resmob Polres Parepare, remaja berinisial AF (17) itu ditangkap di Kabupaten Bantaeng. Ia diduga membawa serta AA (15), pelajar yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Semuanya berawal pada pertengahan Januari lalu. AA berpamitan untuk berangkat sekolah seperti biasa, tapi ternyata tak pernah sampai di rumah. Keluarganya pun mulai cemas.

Mereka berusaha mencari sendiri, namun hasilnya nihil. Dari penelusuran, terungkap bahwa AA terakhir kali terlihat bersama AF. Situasi makin rumit karena ponsel sang gadis tak bisa dihubungi nomornya sudah tidak aktif. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk melapor ke polisi.

Laporan itulah yang kemudian ditindaklanjuti oleh tim Resmob. Mereka melacak keberadaan kedua remaja itu, yang ternyata sudah jauh melarikan diri. Jaraknya sekitar 280 kilometer dari Parepare, tepatnya di sebuah rumah warga di Kampung Panramputan, Bantaeng.

Saat petugas mendatangi lokasi, AF dan AA ditemukan sedang berada dalam satu kamar. Keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Parepare untuk dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaan awal, AF mengaku telah membawa kabur AA tanpa sepengetahuan orang tua korban. Ia juga mengakui bahwa mereka telah menjalin hubungan selama beberapa tahun terakhir.

Kapolres Parepare, Indra Waspada Yusda, membenarkan penangkapan tersebut.

“Terhadap AF, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini telah ditahan di Rutan Polres Parepare. Ancaman pidananya tujuh tahun penjara,” tegas Indra, Jumat (17/4/2026).

Dengan demikian, kasus pelarian yang sempat membuat keluarga khawatir ini akhirnya menemui titik terang. Proses hukum kini sedang berjalan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar