Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, dengan tegas menyatakan negaranya menutup pintu negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan keras ini sekaligus membantah kabar dari sejumlah media AS yang menyebut dirinya justru berupaya membuka kembali dialog nuklir.
Menurut laporan The Wall Street Journal, upaya itu konon dilakukan pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan gabungan yang ditudingkan kepada AS dan Israel. Namun, Larijani membungkus bantahannya dengan kecaman pedas.
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat,” tulisnya di platform X, tanpa basa-basi.
Unggahan itu berisi serangan verbal yang menyasar mantan Presiden AS, Donald Trump. Larijani menuduh Trump-lah yang telah menciptakan kekacauan di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
NTP Nasional Naik 1,50 Persen pada Februari 2026, Daya Beli Petani Membaik
DJP Catat Lebih dari 5,2 Juta Laporan SPT Tahunan 2025, Mayoritas via Digital
DEN Khawatir Konflik Iran-Israel Picu Lonjakan Harga BBM di Indonesia
BMKG Pastikan Gerhana Bulan Total Terlihat di Indonesia pada 3 Maret 2026