Petrosea Lepas 99,995% Saham KMS ke Singaraja Putra Senilai Rp1,73 Triliun

- Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB
Petrosea Lepas 99,995% Saham KMS ke Singaraja Putra Senilai Rp1,73 Triliun

PT Petrosea Tbk (PTRO) akhirnya angkat bicara. Perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu itu mengonfirmasi rencana pengalihan saham anak usahanya, PT Kemilau Mulia Sakti (KMS), ke PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Transaksi ini melibatkan 507.380.875 lembar saham.

Menurut Anto Broto, Corporate Secretary PTRO, kesepakatan awal sudah ditandatangani. "Pada 15 April 2026, perseroan dan SINI telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau PPJB terkait rencana pengambilalihan KMS ini," jelasnya.

Dia melanjutkan, lewat perjanjian itu, Petrosea bermaksud melepas seluruh kepemilikannya di KMS.

"Jumlah saham yang akan dialihkan adalah 507.380.875 saham. Itu mewakili 99,995 persen dari modal ditempatkan dan disetor di KMS," ujar Anto dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia, Kamis (16/4/2026).

Namun begitu, transaksi ini belum final. Anto menegaskan penyelesaiannya masih bergantung pada pemenuhan sejumlah prasyarat yang tercantum dalam PPJB tadi. Perusahaan berjanji akan mematuhi semua regulasi yang berlaku selama proses berlangsung.

Lalu, apa alasan di balik langkah ini? Bagi Petrosea, pelepasan saham KMS dinilai sebagai langkah strategis. Mereka ingin lebih fokus pada bisnis inti perusahaan. Di sisi lain, langkah ini juga diharapkan bisa mendongkrak efisiensi operasional dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Tujuannya jelas: mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan ke depan.

Rencananya, penandatanganan PPJB ini akan diikuti dengan penandatanganan Akta Pengambilalihan. Tentu saja, semua harus sesuai aturan main dari OJK dan BEI.

Soal pendanaan, SINI sendiri punya cara. Emiten itu berencana menggelar rights issue atau PMHMETD. Mereka akan menerbitkan maksimal 721,5 juta saham baru dengan nominal Rp100 per saham. Jika dihitung, dana segar yang bisa dihimpun mencapai Rp72,15 miliar.

Dana hasil rights issue itulah yang nantinya akan dipakai untuk membeli saham KMS dari Petrosea. Nilai akuisisi yang disepakati cukup fantastis: Rp1,73 triliun. Angka itu setara dengan 110,27% dari total aset Singaraja Putra.

Transaksi besar ini patut ditunggu kelanjutannya, melihat besarnya nilai dan implikasinya bagi kedua belah pihak.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar