IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS sebagai Balasan atas Serangan di Iran

- Senin, 01 Juni 2026 | 12:40 WIB
IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS sebagai Balasan atas Serangan di Iran

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan terhadap sebuah pangkalan udara Amerika Serikat pada Senin pagi, yang dituding menjadi tempat peluncuran operasi militer ke wilayah Iran. Dalam pernyataan yang disiarkan melalui televisi pemerintah IRIB dan sejumlah media resmi lainnya, IRGC mengklaim bahwa seluruh target yang telah ditetapkan berhasil dihancurkan dalam aksi pembalasan tersebut.

Meski demikian, lokasi spesifik pangkalan udara AS yang menjadi sasaran serangan tidak disebutkan secara rinci oleh IRGC. Informasi yang dihimpun dari kantor berita AFP dan Anadolu Agency pada hari yang sama menunjukkan bahwa pernyataan tersebut sengaja dibuat samar, tanpa menyertakan koordinat atau nama pangkalan yang dimaksud.

Pernyataan dari IRGC ini muncul tidak lama setelah militer Kuwait mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone musuh. Fakta ini menjadi signifikan mengingat Amerika Serikat diketahui memiliki sejumlah pangkalan militer di berbagai negara Teluk, termasuk Kuwait, yang kerap dijadikan basis operasi strategis.

Dalam keterangan yang dikutip oleh Mehr News Agency, IRGC menyebut bahwa angkatan udaranya secara spesifik menargetkan dan menghancurkan pangkalan yang digunakan pasukan AS untuk melancarkan operasi terhadap fasilitas komunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan. Pulau Sirik sendiri berada di dekat Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang sejak akhir Februari menjadi salah satu pusat ketegangan dalam konflik berkepanjangan antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

IRGC menegaskan bahwa serangan ini dilancarkan hanya beberapa jam setelah AS melakukan operasi militer di wilayah Iran. Klaim bahwa semua target telah berhasil dihancurkan menjadi penegasan bahwa aksi tersebut merupakan respons langsung dan terukur terhadap agresi yang sebelumnya dilakukan oleh pihak lawan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini