Jakarta kembali kebanjiran. Hujan deras yang mengguyur ibu kota semalam tak ayal lagi membanjiri sejumlah permukiman warga. Menurut catatan BPBD DKI, setidaknya 21 RT terendam air, dengan ketinggian yang bervariasi dari sebetis orang dewasa hingga hampir setinggi pinggang.
Data itu dihimpun hingga pukul delapan pagi tadi. Wilayah yang paling merasakan dampaknya tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, terutama akibat luapan Kali Ciliwung yang tak lagi mampu menampung curah hujan tinggi.
"Kami mencatat hujan deras sejak Kamis sore kemarin. Akibatnya, pos pantau di Depok dan Katulampa statusnya naik ke Siaga 3, yang kemudian diikuti genangan di beberapa titik di Jakarta,"
Demikian penjelasan resmi dari BPBD DKI Jakarta yang diterima redaksi.
Kalau dirinci, di Jakarta Selatan ada 6 RT yang terendam. Titik-titiknya meliputi Tanjung Barat (1 RT), Rawajati (1 RT), dan Pejaten Timur yang paling parah dengan 4 RT.
Di sisi lain, Jakarta Timur lebih banyak lagi. Total ada 15 RT yang tergenang, tersebar di Kelurahan Bidara Cina (2 RT), Kampung Melayu (4 RT), Cawang (7 RT), dan Cililitan (2 RT).
Airnya sendiri tak seragam. Ada yang baru 20 sentimeter, tapi di titik lain bisa mencapai 80 sentimeter. Semuanya bermuara pada satu penyebab utama: luapan Kali Ciliwung yang sudah melampaui batas.
Pagi ini, suasana di lokasi banjir tampak seperti biasa. Warga sibuk mengangkat barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, sementara anak-anak justru asyik bermain air. Ritual tahunan yang seolah tak pernah benar-benar usai.
Artikel Terkait
Pemilik WO Marwah di Jakarta Timur Tersangka, Tipu 58 Calon Pengantin hingga Rp 2,6 Miliar
390 Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Selasa Pagi
Pria Ngaku Sultan Nusantara dan Keturunan Sultan Pemilik Lahan Sawit, Tipu Puluhan Jemaah Pengajian di Banyumas hingga Ratusan Juta
Survei Global: 67 Persen Responden Khawatir AI Bakal Hilangkan Banyak Pekerjaan, Indonesia Paling Cemas